mengukur

Posted: 11th December 2011 by tupic in automotive, tips and trick (soktau)
Tags: , , ,

mengukur dalam bahasa jawa bisa berarti menggaruk. tapi postingan saya kali ini ndak ada hubungannya sama garuk menggaruk.. yang bingung diperbolehkan menggaruk kepalanya..

punya kendaraan bermotor? punyaaa.. pernah terpikir ndak berapa konsumsi bahan bakar kendaraan sampeyan? pernaaahhh… pernah terpikir ndak gimana cara mengukur yang gampang? pernaaaahhh.. udah tau caranya? udaaaahh.. yaudah kalo udah tau ndak usah diterusin bacanya.. kan udah tau?

hehe.. ndak papa denk.. yang udah tau boleh baca, buat nambah nambah ilmu, yang belum tau boleh lanjut baca, biar tau cara gampang mengukur konsumsi kendaraan bermotor sampeyan…

Read the rest of this entry »

Scaling

Posted: 30th November 2011 by tupic in just talk, uncategorized
Tags: ,

weits… dah lama ndak apdet.. tau tau apdet pake judul yang nganeh anehi.. edan ora cah?

gara gara seorang penggemar yang jauh di sana, yang ternyata mengamati pula perkembangan blog ini, dan kebeneran dapet inspirasi yang entah dateng darimana, akhirnya kubulatkan tekad untuk menulis lagi..

sebenere terharu aku.. lha gimana endak? lha mosok sampek nulis imel pribadi biar aku nulis lagi.. apa ndak hebat itu? uwong kaya aku ada yang ngefans!! ya ya ya.. saya tau itu lebay.. heh! itu yang ngerasa disebut.. jangan senyum senyum ya..

kembali ke masalah scaling..

Read the rest of this entry »

Ketika Petr Schmeichel meninggalkan Manchester United pada tahun 1999, dimana pada saat itu MU meraih treble winner (Premire League, Piala FA dan Thropy Liga Champion), banyak yang menyangsikan MU akan kesulitan berprestasi tanpa sang Great Dane. Beberapa pakar bilang bahwa MU tidak akan menjuarai Liga Champion selama belum menemukan pengganti pemain yang memiliki postur raksasa itu. (tinggi 1,9m dengan ukuran seragam XXXL).


“Great Dane” Petr Schmeichel

Benar saja, sepeninggal Schemeichel, banyak kiper-kiper berseliweran di klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Mulai dari Mark Bosnich (1999 – 2001), Massimo Taibi (1999), Fabien Barthez (2000 – 2004), Roy Carroll (2001 – 2005), hingga Tim Howard (2003 – 2006). Dari sekian banyak pengawal gawang yang berganti dari tahun ke tahun itu, belum membuat MU meraih trophy Liga Champion yang ketiga, setelah tahun 1968 dan 1999.

Read the rest of this entry »