hahaha…
ini bukan ulangtahun atau apa ya… cumaaa… hmmm… *liat tanggal postingan terakhir di blog ini*
ya ya ya.. dah lama banget ndak pernah nulis di blog ini.. menjenguk pun kadang kadang.. karena apa? karena eh karena…
well.. sebenernya ada beberapa alasan juga sih, kenapa ini blog yang sebenernya ada tuannya namun seperti ndak keurus..
1. males..
ya ya ya.. males emang sifat dasar manusia.. ya berarti kalo masih males, saya masih manusia donk..
kalo dibilang sibuk.. mm.. ya sebenernya menyempatkan waktu barang sejenak buat menuliskan apa yang ada di pikiran pun sempat2 saja.. ndak harus lama berjam jam.. ada juga fitur draft yang bisa menyimpan tulisan sekira tulisan itu masi pengen diedit atau merasa belum siap di publish.
2. microblogging n socmed
mau ndak mau situs socmed semacam facebook dan microblog seperti twitter sekarang lebih mendominasi aktifitas saya dibanding blog.. ya meskipun ndak aktif aktif banget, tapi setidaknya lebih banyak tulisan yang saya publish di layanan itu.. isinya yang sedikit dan ndak perlu pake banyak mikir mungkin salah satu kelebihan mereka dibanding blog.. apa ya perlu mikir sampe mumet kalo mau posting beberapa kalimat saja? ndak kan.. dan ekspresi spontan pun bisa tertuang di dalam situs2 semacam itu..
3. masalah kebebasan berpendapat
halah lha koq berat banget sih kayaknya… hehe.. iya emang berat.. kmaren nimbang ada 80 kg kali.. berat kan..
kasus perseteruan antara Prita dan RS Omni, kemudian kritik terhadap sebuah restoran yang sampai terbawa ke masalah hukum.. meskipun keduanya berakhir dengan happy ending, dengan kemenangan terhadap “kebebasan berpendapat”, saya masih sering berfikir juga, bagaimana kalo tulisan saya menyinggung seseorang dan atau suatu institusi? bagaimana kalo saya terseret ke masalah hukum karena pendapat saya?
sebenarnya saya juga sempat sedikit keterlaluan dalam berpendapat..
jaman kuliah dulu sih ceritanya… waktu itu saya mengkritik institusi tempat kulian saya sendiri melalui blog saya, dan pastinya dengan bahasa saya sendiri.. nah entah kebetulan atau tidak, kepala institusi itu ikut memberikan tanggapan, yang menurut saya adalah tanggapan yang sangat bagus, baik sebagai pihak yang dikritik, maupun sebagai kepala institusi.. saya pun jadi malu sendiri.. hahaha….
yah sebenernya ndak ada yang perlu ditakutkan dengan kebebasan berpendapat itu.. bukankah kritik itu juga merupakan pendapat? dan tanggapan dari kritik itu sendiri, entah tanggapan yang positif atau negatif itu juga bentuk pendapat? namun selama pendapat itu didasari dengan tanggung jawab, saya rasa tidak ada salahnya.. bukankah perbedaan itu rahmat?

ah ya, saya pun jadi jarang ngeblog karena pekerjaan yang semakin lama semakin menjepit waktu senggang saya.
Kalau PPTIK…ehem…kadang2 servernya suka down, trus data MySQL nya jadi berpindah ke data lama seperti backtrack gitu…he3
[Reply]
Kemalasan adalah jurang pemisah yang sering kali menghambat orang untuk emncapai sebuah kesuksesan
[Reply]